Kamis, 19 April 2012

lagi :)

Mungkin salah kalau aku mulai suka ma kamu. . .
Rasa suka ini perlahan muncul saat aku mulai memperhatikan senyum mu, saat aku mulai memikirkan mu, saat aku mulai merindukan mu. Bila kamu berada di sisi yang lain aku mencarimu, aku ingin selalu berada di dekatmu untuk bisa menikmati setiap pesona mu. Bahkan aku bisa mengimajikan kamu di sini saat kamu jauh dari ku, kegilaan macam apa ini??
Aku tak pernah mengerti kenapa aku bisa menyukaimu, apa yang terjadi ??
Aku seperti tersadar ternyata sosok mu adalah yang selalu ada untukku, kamu yang selalu tersenyum dan mengiyakan saat aku membutuhkan seseorang, kamu yang selalu menunggu ku saat semua terlelap, kamu yang berusaha menyamankanku saat aku resah dan sedih, kamu yang selalu memperhatikan keadaan ku lebih dari dia yang memiliki statusku . .
Perlahan aku meyadarinya. . .betapa kamu selalu tulus, dari senyum mu, dari tatapan mata mu. . . dan kini aku tahu aku mulai merasa degupan jantungku saat kamu memandangku . . berbalik dan bersorak(dalam hati) saat kamu tersenyum pada ku . . . .
Wajah mu mulai terus menghiasi lamunan ku. . .

Senin, 02 April 2012

Widya Susanti Wardoyo

Dini hari ini . . aku putuskan untuk menulis tentang seorang teman yang baik. .

Aku baik-baik saja disini..
Jika kamu bertanya kenapa?

Aku akan selalu tersenyum untukmu..

Karena aku pun senang jika melihat kamu tersenyum..
Jangan pernah bertanya kenapa atau karena apa?
Aku akan tetap baik-baik saja disini..


 Itu salah satu tulisan nya, entalah bagaimana dia kadang bisa menuliskan kata yang jika ku lihat dalam tingkah nya setiap hari bukan seperti dia. Menurutku dia sebenarnya adalah seorang pemikir yang cukup detail dan mencoba menjawab pertanyaan yang muncul dibenaknya dengan berpikir lalu diam. Si pemikir yang perhatian pada sesama teman.
Dia salah satu orang yang paling kupercayai dalam cerita hidupku. Dia adalah seorang gadis kecil putih dan selalu bersemangat. Kadang keresahan dan kegelisahan melanda hati kecilnya. Yaa. . .dia juga gadis kecil biasa yang memiliki hati yang bisa saja sewaktu waktu merasa sakit tanpa sebab. Sosoknya bisa menjadi seseorang bijak dengan segala pemikiran nya yang lebih sering kesulitan untuk dia ungkapkan, tapi aku tahu benar dia sebenarnya sungguh gadis yang mampu menempatkan sesuatu pada tumpuannya. Walaupun kadang dia juga kesulitan dan bingung sendiri. Aku sudah paham betul, apabila dia sedang menyimak cerita ku atau tidak. Lebih sering dia yang menceritakan semua yang dirasakannya, yang kadang tak bisa dia ungkapkan pada oranng yang dia tuju, ataupun sebaliknya. 
Kadang aku merasa kesal pada nya, tapi kadang juga aku rindu tawa dan langkah kecilnya. Teman yang membuatku untuk mempercayakan sedikit harapan ku untuk bertahan, teman yang menyunggingkan senyumku, teman yang mengajakku melakukan hal2 gila dan bodoh, teman yang mengajariku tentang hal hal bijak yang dia ucapkan yang kadang sama sekali tak ku mengerti ,tapi aku mampu menangkap makna apa yang ingin kamu sampaikan.
Suatu saat nanti jika kamu membaca tulisan keren ini, kamu jangan geer yaa. . .kalau kamu mau ngucapin thx atau ntraktir ice cream ya . . .aku ga nolak. . ini serius lhoo . . aku senang bisa berteman ma orang bodoh kaya kamu, kadang cantik, bodoh, bijak, konyol. . . kamu teman yang baik dan aku yakin kamu akan tetap begitu sekesal apapun kamu. Karna kamu baik dan jangan menjadi mudah . . karna kamu tahu yang baik selalu lebih sakit dan sulit daripada yang mudah . . . .

Minggu, 01 April 2012

Rumit

Sesakit ini kah menyayangimu?Serumit inikah menyayangimu? . . .
Aku cinta kamu. . bila aku harus menangis setiap malam, bila aku harus merasa sakit setiap menit, bila aku harus menderita diantara tawa bahagia, bila aku bersenandung simfoni lagu lara,bila aku harus berdiri diatas patahan ku, bila aku harus mati dalam harapanku . .
Saat semua meremukkan ragaku, saat semua mencaci ku dengan umpatan sinis mereka, saat semua menghalagi getaran lemah cinta ku, saat semua mencoba memisahkan aku dan ingatan ku tentang cinta ku. . .cinta ini akan tetap utuh . . karna aku telah meyakini hati ku seperti cinta ini yang sudah mati . . .