Rabu, 21 Maret 2012

Bahkan sekdar (melangkah)

"Luka dan semua tentang kehilangan. . 
Semakin membelenggu pedih ku yang terus memburuk
Masih ada disana hati yang ku inginkan . . "

Ku tutup lagi red note dan kumasukkan kedalam tas, aku menghela nafas panjang. Ini mungkin sudah lebih dari satu tahun aku masih terus berada disini (perasaan). Dimanapun, aku melihat belahan langit, aku selalu merasa rindu pada kamu. Merindukan sosok yang sangat aku sayangi, merindukan sosok yang kucintai seumur hidupku. Sekarang aku tahu bahwa kita tak akan pernah bertemu lagi. Kamu tlah membawa semua cintaku bersamamu, mungkin kamu menyimpannya di sudut hati mu yang tak pernah orang lain tahu. Aku pun begitu, mereka tak pernah tahu siapa kamu, mereka hanya tahu bagaimana aku selalu mencintai mu dengan seluruh ketulusan yang aku punya. Mereka hanya tahu bagaimana aku terus membicarakan mu dengan semua rangkaian kata dan doa yang memeluk mu dalam rahasia abadiku. Terus menerus aku mencoba pergi dan berpindah dari perasaan ini, tapi aku belum bisa. Bahkan untuk sekedar melangkah, apa aku harus berganti hati? bukan . .aku tak ingin menggantinya . . .

Minggu, 18 Maret 2012

memahami cinta yang mati

Karna meskipun kamu telah pergi . . bukan untuk kembali tapi selamanya, aku tetap mencintaimu. Tolong . . jangan kamu tanyakan kenapa, aku ingin tetap mencintaimu meski aku hanya memiliki bayangan mu. Cintaku tak akan mengganggu mu, tak kan pernah merepotkan mu, tak akan pernah meminta mu untuk membalasnya. Dalam diam dan sendiri aku terus menceritakan keindahan mu pada angan dan mimpi. Ku ceritakan tentang lembutnya senyummu, hangatnya sentuhan mu, manisnya saat bisa duduk bersama mu. Aku selalu bangga pernah memiliki mu seutuhnya tanpa keraguan, kamu yang mengajari ku melukis pelangi dan mewarnainya bersama. Kamu yang mengangkatku dari kesedihan dan membawa ku tertawa dan mengenal apa itu ketulusan, saling berbagi, memahami, mengalah, dan menjaga. Aku mengingat semuanya dengan baik, karna kamu adalah bagian yang aku butuhkan untuk melengkapi hati ku yang tak sempurna. 
Bukan nya aku tak pernah menyimpan makian dan dendam untuk mu, karna kamu pergi meninggalkan ku sendiri. Tahukah kamu?? aku tak mengerti apa yang terjadi. . .sungguh, aku menjadi pilu dan berteman bisu. Waktu membuatku memahami kepergian mu, sakit dan perih sekali hati ku karna aku memahami semua luka ini sendiri, aku selalu tak bisa tidur dengan nyenyak, aku tak bisa tertawa dengan lepas. Yaa. . .aku menjalani dan mencoba menemukan kebenaran kenyataan ini dalam isak tangis ku. Meski aku terjatuh dan berkeping, aku masih tetap membenarkan mu atas kesedihan apapun yang ku rasakan. Meski aku dendam dan mencaci mu (terkadang), kamu tetap penguasa atas apapaun yang kupikirkan, kuharapkan, dan ku inginkan.
Saat ini waktu membawa ku pada tahap dimana aku terus ingat pada mu, membawa ku pada tahap dimana aku harus memahami kehilangan. Aku bertahan untuk tetap hidup dengan sayatan sayatan luka di sekujur batinku. Aku berdiri tertatih dan merapuh tanpamu. Waktu akan semakin berlalu dan aku akan terbiasa tanpa mu, dan semua luka ini akan sembuh. Aku percaya hal itu. . . suatu hari nanti aku akan menemukan mu sebagai kenangan masa lalu. . .

Kamis, 15 Maret 2012

cincin

Cincin yang sangat penting . . .cincin yang sangat penting. Aku akan membawanya lagi, bukan memakainya di jariku. . tapi akan selalu kubawa mulai hari ini. Aku menetapkan hatiku untuk membawa sedikit kenanganmu terus hidup bersamaku, meski kamu telah mati. Kamu tak perlu tahu, aku hanya ingin mempunyai sebuah barang yang berarti, dan cincin ini adalah salah satunya. Cincin ini akan mengingatkanku bahwa aku pernah memiliki seseorang yag sangat berarti. Mengajarkanku tentang arti cinta dan kasih sayang, 3 tahun yang lalu cincin ini mempunyai pasangan, entah dimana sekarang. . .aku akan membawa cincin ini terus bersama ku mulai hari ini. . .

Sabtu, 10 Maret 2012

cerita teman

Aku berada pada suatu keadaan dimana aku di batas antara rasa senang dan bingung. . begini saja, aku senang karna kamu mau mengatakan apa yang kamu rasakan pada ku, aku menghargai itu . . kemudian setelah itu aku terjebak dalam pertanyaan ku sendiri, yang enggan ku utarakan pada mu. Mungkin bukannya enggan aku hanya tak ingin pertanyaanku akan membawaku dan kamu dalam sebuah pertengkaran. Cukup kamu tersenyum melihatku mendengarkan apa yang menjadi keinginanmu. .dalam hatiku lega. Tapi saat kamu berbalik, aku menghabiskan waktuku untuk memikirkan nya. Hati ku merasakan sesuatu tentang ini, entahlah . . .aku hanya ingin terus membuatmu semakin menyayangiku. Seperti hatiku yang selalu dan semakin menyayangimu. Kamu tak perlu tahu apa yang kurasakan ini, cukup aku dan diam ku yang akan membawa perasaan ini dan menghilang seperti perasaan tak enak lain yang tak pernah kamu tahu . . Aku baik baik saja, lagipula aku akan membaik walaupun hatiku gelisah. Sungguh hanya senyum mu dan adanya kamu selalu disisiku . . yang akan membuatku baik. Meskipun aku kadang sedikit merasa rapuh dan sakit, pahami saja. Bagaimanapun aku tetap punya hati yang tak bisa selalu aku kendalikan . . .

Jumat, 02 Maret 2012

T

Aku sayang kamu sejak saat itu,
sejak kamu menyentuh ku saat ku terisak sendiri. . .
Saat semua enggan mendengarkan keluh ku dan kamu tersenyum disampingku. .
Saat tangan ku tergores dan kamu menempelkan plester . . .
saat kamu mengacak rambut ku dengan lembut. . .
saat hujan turun dan kita menikmati tetesannya bersama . . .
saat kamu menenangkan ku saat mimpi buruk menjamahku . . .
saat kamu memeluk ku ketika aku gelisah . . .
Dan hingga saat ini, aku masih sayang kamu . .
. .mungkin bukan hanya kamu tapi kamu penting. . .