Selasa, 21 Februari 2012

Nju. . .(ku tulis saat KKN)


Kawan, adikku. . .
Aku memang tak terlalu mengenal mu, aku pun tak sering menghabiskan waktu bersama mu, tapi seculi kenangan tertawa bersamamu, menggodamu, candaanmu, sapaanmu. . .ternyata kurasakan sangat berarti, saat kau telah pergi untuk selamanya.
Pagi itu saat aku baru terbangun, dan membuka sebuah pesan singkat di ponselku . . aku terdiam, kubaca berulang kali, mungkin aku salah dan masih mengantuk . .tapi tidak, itu memang benar.  . aku mendapat kabar bahwa kamu telah pergi, kamu pergi . . .ya. . pergi untuk selamanya. . . oh Tuhaan. . .aku tak menyadari air mata ku menetes pelan. 
Bagaimana mungkin kamu pergi begitu cepat? kamu lebih muda dari aku dan jalan mu seharusnya masih sangat panjang. Dulu kamu sering bertanya bagaimana nanti kuliah di semester semester depan, kamu selalu takut dan aku telah berjanji untuk membantu mu menghadapinya.
Tapi sekali lagi takdir Tuhan memang tidak ada yang tahu. . Kini kamu memang benar benar telah pergi . . aku berdoa agar kamu tenang di sana, entah dimana. . .malam ini aku memikirkanmu, terbayang senyum manis mu. . . . tapi ada satu hal yang mengganggu ku "apa kamu ingin kembali bersama kami disini Nju . . .?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar