Berkali kali aku patah, berkali kali aku sakit. . .hingga aku berada di batas antara mati dan hampa. Saat aku terus menikmati tetesan luka ini, aku semakin jauh dari kebahagiaan dan warna. .Aku semakin jatuh dan berantakan, menjalani hidup ku dengan perasaan yang kosong. . .Hanya bila aku tertawa, sejenak aku berhenti dan menatap langit, menghela nafas ku dan berkata dalam hati "apa kamu bahagia? . . "
Lalu ketika malam datang dan aku masih saja memahami kesendirian ku tanpa kamu, tanpa suara mu bahkan aroma mu, mestinya luka ini sudah kering, tapi akan selalu basah dan perih saat kenangan ku membawa nya kembali pada mu. . .
Entahlah kapan kesakitanku akan berakhir, bukan nya aku tidak mencoba, bukannya aku tak berusaha untuk bangkit . . . aku sudah bangkit, tapi luka dan perasaan ini akan terus menjadi tanda betapa aku sangat hancur karena kepergiaanmu. .
Lalu ketika malam datang dan aku masih saja memahami kesendirian ku tanpa kamu, tanpa suara mu bahkan aroma mu, mestinya luka ini sudah kering, tapi akan selalu basah dan perih saat kenangan ku membawa nya kembali pada mu. . .
Entahlah kapan kesakitanku akan berakhir, bukan nya aku tidak mencoba, bukannya aku tak berusaha untuk bangkit . . . aku sudah bangkit, tapi luka dan perasaan ini akan terus menjadi tanda betapa aku sangat hancur karena kepergiaanmu. .
Maaf kan karna aku msih menyentuhmu dengan barisan kata dan khayalanku . . .sedangkan aku sudah berkali kali berjanji akan baik baik saja saat kamu telah pergi. . aku memang baik baik saja, aku pun meyakinkan diriku bahwa aku baik . .walaupun kenyataannya "aku patah" . . .
2 komentar:
heyy..
mana semangatmu..
mana maong yg kukenal..
ini bukan dirimu..
be yourself..
^_^
hmm . . makacai dh mau baca. . .:)
kamu kenal aku??
Posting Komentar